Sumba-Slider-a
Sumba-Slider-b
Sumba-Slider-c
Sumba-Slider-d
Sumba-Slider-5a

Pulau Ikonik Sumba mewujudkan potensi energi baru terbarukan yang mendorong kesejahteraan ekonomi berkeadilan jender sebagai model solusi akses energi di Indonesia.

ENERGI BARU TERBARUKAN

Sumba-Slide-EBT1Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT2Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT3Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT4Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT5Slide thumbnail

CERITA

Perubahan Nyata

SII membantu mengubah padang ilalang menjadi kebun sayur dan pengrajin musiman menjadi penenun sukses. Simak kisah mereka yang hidupnya berubah –dari ujung Sumba Timur hingga pelosok Sumba Barat Daya.

→ Read more

Pembawa Perubahan

Dari membelah bukit hingga berbagi lahan, kerjasama menjadi kunci menghadapi tantangan geologis dan sosial Sumba. Simak kisah para raja, pamong, pendeta, dan warga biasa yang menjadi mitra terdepan SII.

→ Read more

Tantangan & Peluang

Inisiatif SII berhasil meningkatkan rasio elektrifikasi di Sumba mendekati 40%. Bergabungnya mitra baru dan meningkatnya komitmen pemangku kepentingan bakal mengejar target 100% elektrifikasi di 2025.

→ Read more

100% Terbarukan

Dokumen dan penelitian Sumba Iconic Island.

→ Read more

BERITA

Sebanyak 30 Persen Wilayah NTT Belum Tersentuh Listrik

merdeka.com – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Boni menyebut bahwa sekitar 20 hingga 30 persen desa di wilayahnya belum terlistriki hingga saat ini.

“Masih banyak yang belum terlistriki, 20-30

Proyek “Terang” Alirkan Listrik di 26 Kabupaten

antaranews.com – Proyek “Terang” atau investaso pada energi baru terbarukan oleh komunitas, mampu mengalirkan listrik di 26 kabupaten wilayah Indonesia Timur.

Berdasarkan data dari organisasi pembangunan internasional Hivos yang dihimpun Antara di Jakarta, Rabu, sebanyak 26

Program TERANG Hivos Sediakan Akses Listrik bagi 5.079 Rumah Tangga

merdeka.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menggenjot penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam rangka pencapaian target bauran energi sebesar 23 persen di tahun 2025. Program pemerintah ini kini mendapat dukungan dari organisasi