Sumba-Slider-a
Sumba-Slider-b
Sumba-Slider-c
Sumba-Slider-d
Sumba-Slider-5a

Pulau Ikonik Sumba mewujudkan potensi energi baru terbarukan yang mendorong kesejahteraan ekonomi berkeadilan jender sebagai model solusi akses energi di Indonesia.

ENERGI BARU TERBARUKAN

Sumba-Slide-EBT1Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT2Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT3Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT4Slide thumbnail
Sumba-Slide-EBT5Slide thumbnail

CERITA

Perubahan Nyata

SII membantu mengubah padang ilalang menjadi kebun sayur dan pengrajin musiman menjadi penenun sukses. Simak kisah mereka yang hidupnya berubah –dari ujung Sumba Timur hingga pelosok Sumba Barat Daya.

→ Read more

Pembawa Perubahan

Dari membelah bukit hingga berbagi lahan, kerjasama menjadi kunci menghadapi tantangan geologis dan sosial Sumba. Simak kisah para raja, pamong, pendeta, dan warga biasa yang menjadi mitra terdepan SII.

→ Read more

Tantangan & Peluang

Inisiatif SII berhasil meningkatkan rasio elektrifikasi di Sumba mendekati 40%. Bergabungnya mitra baru dan meningkatnya komitmen pemangku kepentingan bakal mengejar target 100% elektrifikasi di 2025.

→ Read more

100% Terbarukan

Dokumen dan penelitian Sumba Iconic Island.

→ Read more

BERITA

Sumba Timur Berharap Melalui Energi Terbarukan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Luku Wingir

kupang.tribunnews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Timur berharap agar melalui model-model integrasi gender dan energi terbarukan yang dikembangkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) RI bersama dengan Hivos di Desa Luku

Mengapa Kita Butuh Energi Terbarukan yang Terdesentralisasi untuk Memberdayakan Dunia

PLTA, Sumba, Indonesia (Foto: Josh Estey/Hivos)

Oleh Eco Master

Eco Matser, Koordinator Global Perubahan Iklim/Energi dan Pembangunan Hivos 

ipsnews.net – Ketika sektor energi bertransformasi, ada konsensus yang berkembang bahwa energi berkelanjutan adalah katalis untuk mencapai Tujuan Pembangunan

Surya, Angin, dan Air yang Bantu Kebutuhan Listrik Sumba

Dua siswa SD Inpres Laikarenga sedang memasang lentera di tempat pengisian baterai. Setiap siswa membayar Rp1.500 sekali mengecas, Senin (29/1). (CNNIndonesia/Feri Agus)

CNNIndonesia.com – Pemerintah Indonesia memiliki target porsi energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber energi